SEJARAH BERDIRINYA MTs SYAMSUL ARIFIN
Disamping
mengajar di Pesantrennya, beliau juga selalu mengikuti bahkan mempelopori
pergerakan melawan penjajah disamping juga aktif berdakwah dengan menghadiri
pengajian ditengah tengah masyarakat dengan keluar masuk pelosok Desa dan
kampung, semua hal tersebut dilakukan sampai beliau wafat pada tahun 1329 M
atau 1910 M.
Selanjutnya
perjuangan beliau dilanjutkan oleh putranya yang merupakan generasi kedua yaitu
Almarhum KH.Umar Bin Syamsul Arifin yang pada saat itu baru dating dari Mekkah
untuk menimba ilmu Agama selama 10 tahun. Dibawah kepemimpinan beliaulah dari
letak semula ke tempat yang ada sekarang ini dan diberi nama Pondok Pesantren
Syamsul Arifin untuk mengenang sang pendirinya.
Almarhum KH,
Umar Bin Syamsul Arifin mewakili sikap dan karakter ayahandanya dengan
melanjutkan mengajar para santri dipesantren dan menghadiri pengajian ditengah
tengah masyarakat luas juga selalu terlibat aktif dalam kancah perjuangan
melawan penjajah. Hal tersebut terbukti dengan keikutsertaan putra pertamanya
Almarhum Gus Sirojudin yang akhirnya wafat ditengah pertempuran melawan
penjajah. Almarhum KH, umar Bin Syamsul Arifin wafat pada tahun 1403 H, atau
1983 M.
Selanjutnya
kepemimpinan beliau dilanjutkan oleh putranya yaitu Almarhum KH. Damanhuri Bin
Umar. Dibawah kepemimpinan beliau, status dan keberadaan Pondok Pesantren
Syamsul Arifin diresmikan dalam bentuk badan Hukum yaitu Akta Notaris Ny.
Widjanarti, SH. Nomor 12/2002 dan mendapat pengesahan dari Mentri Kehakiman dan
HAM dalam bentuk Surat Keputusan Nomor C-165. HT.01.02,TH.2004 tgl 06 April
tahun 2004.
Di bawah
kepemempinan beliau juga, telah didirikan lembaga pendidikan formal yaitu
Madrasah Tsanawiyah. Pada tahun 2003. Pendirian lembaga pendidikan formal
tersebut untuk menjawab tuntutan masyarakat, wali santri dan para alumni yang
menginginkan adanya lembaga tersebut disamping lembaga pendidikan Salaf
(Klasik) yang sudah ada sejak dulu yang harus tetap dipertahankan.
Setelah
Madrasah Tsanawiyah didirikan, Yayasan Pondok Pesantren Syamsul Arifin
berencana mendirikan beberapa lembaga pendidikan formal baik setingkat SLTA
maupun Akademi dan Perguruan Tinggi







0 comments:
Posting Komentar